Kolaborasi BRMP Bali dan Distan Denpasar dalam Upaya Percepatan LTT
Denpasar, 14 November 2025 — Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional sekaligus mempercepat realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Kota Denpasar, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BPMP) Bali bersama Dinas Pertanian Kota Denpasar melaksanakan kegiatan gerakan panen padi bersama di Subak Margaya, Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat.
Kegiatan dihadiri oleh, Dinas Pertanian Kota Denpasar, Koordinator Penyuluh BPP Kecamatan Denpasar Barat, PPL se-Kecamatan Denpasar Barat, POPT, Pekaseh beserta Petani Subak Margaya dan tim LTT BRMP Bali.
Pekaseh I Nyoman Ariantha, berterimakasih atas pelaksanaan panen bersama dan melaporkan Subak Margaya saat ini memiliki luas sekitar 69 hektar, namun luas tersebut terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun akibat alih fungsi lahan yang semakin meluas. Penurunan areal persawahan ini tidak hanya berdampak pada kapasitas produksi, tetapi juga memengaruhi keberlanjutan struktur sosial dan budaya pengelolaan subak.
Selain tantangan penurunan luas lahan, Subak Margaya juga menghadapi permasalahan serius berupa meningkatnya populasi hama keong pada areal persawahan. Serangan hama ini umumnya terjadi pada fase awal pertumbuhan padi dan menyebabkan kerusakan bibit secara signifikan. Kondisi tersebut menurunkan keberhasilan tanam dan menambah beban petani dalam upaya pengendalian. Tanpa penanganan terpadu, serangan keong berpotensi mengganggu produktivitas dan keberlanjutan pola tanam di subak.
Hasil ubinan dengan varietas Ciherang lahan milik Nyoman Renuh menghasilkan 7,020 kg, sementara lahan milik I Ketut Sukadana mencapai 8,355 kg. Rata-rata hasil ubinan sebesar 7,69 kg, dan jika dikonversi setara dengan 10,1 ton per hektar GKG. Hasil ini menunjukkan performa yang sangat baik untuk varietas Ciherang dibandingkan varietas yang lainnya. Ini menjadi bukti bahwa kerja sama, kedisiplinan, dan pendampingan dari para penyuluh sangat membantu kami dalam mengelola subak.
Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Denpasar Barat, Luh Ketut Ayu Sukarmi, SP., berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan yang berkesinambungan, baik dari aspek budidaya, pengendalian organisme pengganggu tanaman, maupun pemanfaatan varietas unggul. Kami juga mendorong petani untuk semakin terbuka terhadap modernisasi, terutama di tengah menurunnya ketersediaan tenaga kerja dan meningkatnya tekanan hama seperti keong.
Sagung Ayu Nyoman Aryawati, SP., MP., selaku PJ. LTT Kota Denpasar, Pelaksanaan gerakan panen bersama padi merupakan bagian penting dari upaya kita bersama dalam menjaga ketahanan pangan dan mempercepat realisasi Luas Tambah Tanam di Kota Denpasar. "Kami mengapresiasi kerja keras para petani, pekaseh, serta seluruh pihak yang terlibat dalam upaya menjaga keberlanjutan pertanian, khususnya di tengah tekanan alih fungsi lahan dan meningkatnya serangan hama keong. Pemerintah akan terus memberikan pendampingan teknis, penguatan kelembagaan, serta dukungan sarana dan prasarana untuk memastikan kegiatan budidaya tetap berjalan optimal" jelasnya.